Buruh Bekasi Mogok Nasional

Friday, October 12, 2012

Fspmi Cikarang Cikarang Hari Selasa (11/9/2012) kemarin, perwakilan buruh memang bertemu dengan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Untung S Rajab. Para pimpinan serikat buruh ini menyampaikan niatnya untuk melakukan mogok nasional dua juta buruh di 16 Kabupaten dan Kota padat industri seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Bandung, Cimaho, Semarang, Sidoarjo, Mojokerto, Pasuruan, Batam, Medan, Deli Serang, Makasar, dan Bitung.
Pernyataan Ikbal seperti hendak menegaskan, jika yang dilakukan adalah mogok kerja. Dengan kata lain, tidak ada niat sedikitpun untuk menganggu ketertiban umum.
Oleh karena itu, tidak ada alasan untuk menjadikan mogok nasional ini sebagai ancaman. Kecuali, memang, bagi mereka yang selama ini mengambil keuntungan dari carut marutnya situasi yang terjadi. Mereka adalah para pemilik yayasan outsourcing, calo/broker tenaga kerja, pengusaha nakal yang tidak memberikan hak buruh sebagimana mestinya, dll.
Bagi mereka, tentu saja mogok nasional akan menjadi ancaman. Sebab, gerakan ini akan menjadi mimpi di siang bolong. Sekaligus mengguncang kenyamanan mereka, yang selama ini menikmati beragam fasilitas dari keringat kaum buruh.
Tetapi bagi mayoritas rakyat Indonesia, gerakan ini akan menumbuhkan harapan. Seperti hujan menyiram  tanah-tanah gersang, yang membuat pucuk-pucuk dahan Akasia kembali memunculkan tunasnya. Harapan itu tumbuh dimana-mana, sekarang.
Saya ingin menggarisbawahi kalimat ini:
Bahwa tidak ada sedikit pun niat kami untuk mengganggu iklim investasi. Kami tidak hendak menebarkan ancaman, sebab sejatinya yang kami lakukan adalah menumbuhkan harapan.
Selamat pagi, salam perjuangan!
Catatan Ketenagakerjaan: Kahar S. Cahyono

0 comments:

Post a Comment